oleh

Babinsa 04/SB Bantu Petani Perangi Hama Keong Mas

-Militer-80 views

P.siantar  |  Koramil 04/Siantar Barat  Kodim 0207/Sml Korem 022/PT Sertu Surya Dharma melaksanakan kegiatan pendampingan hanpang membantu meracun hama pada lahan tanam bibit padi milik Bapak Sunadi Saragih luas 10 rante Poktan Guna mulia Kelurahan Bah Sorma Kec. Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar.Sabtu (14/12/2019).

Para petani memerlukan cara yang tepat untuk mengatasi dan memberantas hama yang satu ini. Dijelaskan Sertu Surya Dharma  di hadapan petani, bahwa hama keong mas dapat diatasi dengan beberapa cara yang mudah tanpa biaya. “Namun juga ada beberapa penanganan yang memerlukan biaya dalam menangani hama yang satu ini. Tergantung dengan situasi populasi keong mas yang menyerang tanaman seberapa banyaknya,” kata Sertu Surya Dharma.

Menurutnya, terdapat beberapa tahap/cara untuk mengatasi hama keong mas ini secara sederhana dan mudah. Yaitu mengambil keong mas yang menempel pada tanaman pada saat dia masih bergerak aktif. Biasanya dilakukan pada pagi hari dan sore hari. Hal ini perlu dilakukan secara rutin. Kemudian menggunakan tumbuh-tumbuhan yang mengandung zat berupa racun bagi hama keong mas. Beberapa tanaman yang mengandung racun di antaranya cabai merah, daun enceng gondok, daun jeruk, daun tembakau, makabuhay dan lain-lain.

Cara lainnya dengan mempertahankan air agar tidak tinggi melebihi 3 Cm karena keong mas menyukai tanaman yang lembab atau dengan cara mengeringkan tanah. Menggunakan teknik menanam mundur agar dapat mengawasi tanaman yang telah ditanam petani.

Cara lain untuk mengatasi hama tanaman yang satu ini adalah dengan membiarkan predator memangsanya atau memelihara predatornya agar populasi hama keong mas ini berkurang atau hilang dari lingkungan sawah. Dengan cara tersebut dapat mengimbangi jumlah populasi keong mas yang begitu banyak, jika para petani lelah mengatasi hama ini.

Predator yang tepat untuk memberantas hama keong mas adalah burung, itik, kura-kura, ikan dan insekta.“Pengendalian ini merupakan salah satu yang paling efektif untuk diterapkan petani serta tidak menimbulkan kerusakan pada tanaman yang ada,” ujar Sertu Surya Dharma.