oleh

Bahayanya Seputaran Perlintasan Kereta Api, Babinsa Koramil 08/Pulau Buaya Sosialisasikan Kepada Warga Binaannya

-Militer-43 views

Tanjung Balai    |    Area jalur Rel Kereta Api yang digunakan sebagai lokasi kegiatan merupakan jalur aktif dengan lalu lintas kereta yang cukup berbahaya. Sesuai Undang-Undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Jalur Kereta Api adalah jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api.

Larangan tersebut jelas dinyatakan dalam pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perekeretaapian. Dalam ayat (1) pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel kereta atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Tidak hanya itu, hal senada juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 Pasal 53 ayat (1), yang berbunyi: “Setiap orang dilarang memasuki atau berada di ruang manfaat jalur kereta api kecuali petugas di bidang perkeretaapian yang mempunyai surat tugas dari penyelenggara prasarana perkeretaapian.”

Menindak lanjuti hal tersebut, Babinsa Koramil 08/Pulau Buaya Serka Hendra jajaran Kodim 0208/Asahan melaksanakan Sosialisasi kepada masyarakat termasuk anak anak yang berada di seputaran perlintasan kereta api Tanjung Balai tentang perjalanan, keselamatan dan bahaya pelemparan ataupun meletakan barang diatas rel kereta api. Kegiatan disambut baik oleh warga masyarakat an. Ibu santy, Sabtu (21/12/2019).