oleh

Dampingi Kegiatan Tracing Contact Erat Tercamfirmasi Covid-19 Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

-Militer-83 views

Asahan  |  Kedatangan tim ini untuk melakukan tracking terhadap warga yang Kontak erat dengan pasien positif Covid-19, tentu dilacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 13/Buntu Pane jajaran Kodim 0208/Asahan Koptu Siryanto turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pendampingan tim kesehatan dalam rangka untuk melaksanakan kegiatan Tracing Contact Erat Tercamfirmasi Covid-19 yang ada diwilayah an, T Br Nainggolan Umur : 63 thn yang beralamat di Dusun 7 Desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan, Sabtu (26/02/2022).

Pada pelaksanaan tracing dengan Jumlah tracer : 7 orang, untuk Jumlah yang di tracing : 25 orang, Hasil tracing Positif : – orang, Negatif : 25 orang. Isolasi mandiri : 1 orang. Sembuh : 0, Meninggal : 0 dan Jumlah Posko : 1, dengan Babinsa Desa Silau Maraja Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan.

Pada kesempatan tersebut Babinsa Koptu Siryanto dengan melakukan pendampingan terhadap petugas tracing contact Covid-19, Babinsa Koptu Siryanto mendampingi tim dari Puskesmas melakukan tracing contact (pelacakan kontak erat) Covid-19 ke rumah-rumah warga binaan. Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona. Selama ini para Bidan Desa dan Tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. “Akan tetapi titik kesulitannya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen, oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact,’ bebernya.

Lebih lanjut Babinsa Koptu Siryanto juga menyampaikan dari aparat TNI – Polri bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. Kemudian, melakukan kegiatan tracing dari tim Puskesmas dengan pendampingan Babinsa serta ada relawan Posko PPKM. “Tidak semua warga mau menerima kenyataan yang telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan tak jarang yang menolak untuk dites swab atau rapid antigen,” ujarnya.

Berita Lainnya