oleh

Danramil 17/Datuk Bandar Kodim 0208/Asahan Bersama Polsek Datuk Bandar Sambut Kunjungan Kerja Kampung Tangguh

-Militer-2 views

Tanjung Balai  |  Dalam rangka program peninjauan kampung tangguh, sekaligus mempererat hubungan baik dengan Polri, maka Danramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan, Kapten Inf T. Lumbanraja bersama Iima orang babinsa turut serta melaksanakan kegiatan mendampingi Polsek Datuk Bandar menerima Kunjungan Kerja Kapolda Sumut beserta rombongan dalam rangka Peninjauan Kampung Tangguh di wilayah Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Kamis (03/09/2020).

Adapun kunjungan kerja oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Martuani Sormin M.Si beserta rombongan diantaranya yaitu Karo Ops Kombes Pol Drs Makmur Ginting, Karo SDM Kombes Pol Heru Budi Prasetyo, SIK beserta Ibu, Dir Reskrimum Kombes Pol Irwan Anwar, SIK, Dir Reskrimsus Kombes Pol Rony Samtana, SIK, Dir Resnarkoba Kombes Pol Robert Dacosta, SIK, Dir Intelkam Kombes Pol Drs Ruslan Efendi, M.si, Kabid Humas no Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, SIK, Koorspripim Kompol Oloan Siahaan, SIK.

Begitu tiba rombongan kerja oleh Kapolda Sumut langsung disambut antusias oleh Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K, M.H, Walikota Tanjung Balai H.M.Syahrial,SH,MH, Dan Lanal TBA Letkol Laut (P) Dafris, Dandim 0208 /Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh,SE, Kepala Kantor Bea dan Cukai Tanjungbalai – Asahan I Wayan Sapta Dharma, Ketua DPRD Kota Tanjung Balai Tengku Eswin, ST, Forkopimcam, beserta Lurah Sijambi Rosida SE.

Kegiatan jaga kampung tangguh Nusantara dan ketahanan pangan ini melibatkan 3 unsur yakni Polri, TNI dan Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi penyebaran pandemi covid-19. Selain itu, program yang dipelopori Polsek Datuk Bandar ini sejalan dengan permintaan bapak Presiden, agar seluruh individu dan pemerintah bekerja keras meningkatkan ketahanan pangan selama menghadapi pandemi Covid-19 ini. Disamping itu dengan dilaksanakannya Program Kampung Tangguh Nusantara ini diharapkan akan berdampak kepada pemanfaatan lahan yang selama ini dinilai tidak produktif menjadi lebih bermanfaat.