oleh

Demi Kesehatan Masyarakat, Babinsa Koramil 10/Sei Kepayang Dampingi Tim Kesehatan Sosialisasi

-Militer-89 views

 

 

Tanjung Balai   |   Berbagai alasan digunakan oleh banyak orang untuk buang air besar sembarangan, antara lain anggapan bahwa membangun jamban itu mahal, lebih enak BAB di sungai, tinja dapat untuk pakan ikan, dan lain-lain yang akhirnya dibungkus sebagai alasan karena kebiasaan sejak dulu, sejak anak-anak, sejak nenek moyang, dan sampai saat ini tidak mengalami gangguan kesehatan.

Untuk itu, bertempat di Aula Kantor Desa Sei Tempurung Babinsa Koramil 10/Sei Kepayang Serma Supriyono Kodim 0208/Asahan turut serta damping Sekdes dan Kadus serta Tim Kesehatan dari Puskesmas Sei Kepayang Timur oleh Ibu Elfiana Sitorus dalam rangka Sosialsialisasi tentang kesehatan Stop BABS.

Dalam sosialisasinya, Ibu Elfiana Sitorus menjelaskan bahwa Tinja atau kotoran manusia merupakan media sebagai tempat berkembang dan berinduknya bibit penyakit menular (misal kuman/bakteri, virus dan cacing). Apabila tinja tersebut dibuang di sembarang tempat, misal kebun, kolam, sungai, dll maka bibit penyakit tersebut akan menyebar luas ke lingkungan, dan akhirnya akan masuk dalam tubuh manusia, dan berisiko menimbulkan penyakit pada seseorang dan bahkan bahkan menjadi wabah penyakit pada masyarakat yang lebih luas. “Semoga dengan sosialisasi ini dapat menjadikan motivasi dan acuan bagi seluruh warga agar Desa Sei Tempurung bisa menuju desa ODF”, pungkasnya.

Sementara itu, Serma Supriyono kepada warga menjelaskan bahwa Stop buang air besar sembarangan (STOP BABS) akan memberikan manfaat antara lain Menjaga lingkungan menjadi bersih, sehat, nyaman dan tidak berbau, Tidak mencemari sumber air yang dapat dijadikan sebagai air baku air minum atau air untuk kegiatan sehari-hari lainya seperti mandi, cuci, Tidak mengundang serangga dan binatang yang dapat menyebar luaskan bibit penyakit, sehingga dapat mencegah penyakit menular, jelasnya.