oleh

Jalin Silaturahmi Dengan Guru Dan Siswa Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

-Militer-81 views

Tanjung Balai  |  Proses belajar mengajar yang tatap muka, semula dilakukan melalui interaksi langsung kini tidak lagi dapat dilakukan. Interaksi langsung di ruang kelas antara guru dan murid harus dibatasi bahkan ditiadakan sama sekali demi mencegah penyebaran Covid, dalam hal ini Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Tanjung Balai jajaran Kodim 0208/Asahan Serda T. Simarmata turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Puldata, bersama guru dan pelajar, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Amir hamzah Kelurahan Silo Bestari Kecamatan Tanjung Balai Utara Kota Tanjung Balai, Jumat (24/09/2021).

Pada pelaksanaan kegiatan Puldata, bersama guru dan pelajar tersebut dengan tujuan kegiatan untuk mengarahkan para pelajar agar mengerti ber Wawasan kebangsaan yang baik dan menghormati para jasa para pahlawan nya. Dalam kegiatan Puldata, bersama guru dan pelajar tersebut turut serta dihadiri oleh, Bapak Drs. Herodes (Kepsek), Bapak Zulpan (Kep I), Melisa (Pelajar), Elfina (Pelajar), Jeny (Pelajar) dan Ibu Derlin (guru).

Babinsa Serda T. Simarmata dengan melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaannya. Seperti yang di laksanakan Serda T. Simarmata mengungkapkan selama pandemic aktifitas belajar mengajar di sekolah di liburkan, proses belajar dilakukan di rumah masing-masing, hal tersebut dilakukan guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Program pendidikan pada situasi pandemi Covid 19 menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi oleh guru dan para murid.

Menjawab tantangan tersebut, Utami mengatakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dijalankan dengan menggunakan sistem daring. Pendidik dan peserta didik yang terbiasa melakukan KBM dengan interaksi langsung di ruang kelas, suka tidak suka harus menyesuaikan diri dan menerima metode daring sebagai satu-satunya jalan dalam melaksanakan KBM. “Namun kendalanya tidak semua murid mempunyai hp android dan jaringan untuk akses internet masih terbilang kurang baik. Sehingga setiap hari para guru berkeliling ke rumah-rumah siswa, untuk memberikan materi pelajaran dan mendampingi siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar di rumah,” jelasnya.

 

 

Berita Lainnya