oleh

Kodim 0207/Simalungun Melalui Staf Teritorial Laksanakan Giat Sosialisasi Pendayagunaan Koramil Model SMT I TA. 2021

-Militer-2 views

Simalungun  |  Dalam rangka Pendayagunaan Koramil model, Dalam hal ini Komandan Koramil 11/Parapat serta Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Parapat jajaran Kodim 0207/Simalungun turut serta melaksanakan kegiatan dalam rangka Pendayagunaan Koramil Model SMT I Tahun 2021, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Aula Makokoramil 08/Siantar jalan Asahan Km 5,5 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Kamis (10/06/2021).

Untuk mengawali, Danramil menyampaikan sambutan Kasiter, mengucapkan selamat datang kepada para peserta Pendayagunaan Koramil Model SMT I TA. 2021 ”Pada kesempatan yang baik ini, selaku Danramil 11/Parapat dan pribadi, saya mengucapkan Selamat Datang kepada seluruh peserta Pendayagunaan Koramil Model SMT I TA. 2021” Ujarnya.

Sebagai pendahuluan pada sosialisasi kali ini yaitu di Kodim 0207/Simalungun. Dari pengertian Koramil model adalah bagian dari satuan pelaksana komando kewilayahan dan sebagai ujung tombak pelaksana pembinaan wilayah. Selain melaksanakan tugas pokoknya, Koramil model juga bertugas menyelenggarakan pembekalan pelatihan bagi prajurit yang baru masuk ke jajaran satuan Kowil. Koramil model juga menjadi contoh bagi Koramil lainnya baik dalam rangka pembinaan teritorial maupun dalam rangka pembinaan satuan.

Danramil juga menambahkan Dalam mempercepat peningkatan pelaksanaan Binter oleh seluruh aparat teritorial di daerah diperlukan peningkatan ketrampilan seluruh aparat komando kewilayahan, untuk itu Koramil model harus didayagunakan untuk menatar serta memberikan tuntutan kepada aparat komando kewilayahan yang ada maupun personel yang baru masuk satuan komando kewilayahan. Tolak ukur keberhasilan dalam pendayagunaan Koramil model dapat terlihat dengan maksimalnya aparat teritorial/Babinsa dalam melaksanakan Binter. “Dengan demikian Binter sebagai fungsi utama Angkatan Darat harus dapat dijabarkan dalam lima kondisi keadaan, yaitu : tertib sipil, darurat sipil, darurat militer, perang dan paska perang; yang merupakan bagian integral dari wujud usaha pertahanan negara yang dilaksanakan melalui sistem pertahanan semesta” Tegasnya.