oleh

Komsos Dengan Pedagang Pupuk Bersubsidi Dengan Babinsa Koramil 08/Bangun

-Militer-125 views

Simalungun | Koramil 08/Bangun kodim 0207/Simalungun Serma Suyanto melaksanakan komsos di Kios pupuk dan obat-obatan milik Ibu Rosni Sihotang di Huta 3 Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar membicarakan tentang kelangkaan pupuk bersubsidi. Kamis (7/11/2019).

Berdasarkan informasi dari petani di wilayah di Nagori Pantoan Maju masih ada kesulitan untuk mendapatkan salah satu jenis pupukan organik yang di butuhkan petani saat ini. Dengan adanya informasi tersebut Babinsa Serma Suyanto melaksanakan komunikasi sosial sekaligus mencari data untuk mengetahui stok pupuk yang tersedia di agen pupuk yang berada di desa binaannya.

Hal ini juga untuk memastikan kebenaran informasi dan untuk menghindari dan mencegah adanya upaya penimbunan pupuk oleh agen-agen pupuk yang tidak bertanggung jawab.

Kemudian, menghindari penjualan pupuk ke petani yang tidak sesuai dengan harga yang sudah di tentukan pemerintah. Hasil pendataan yang didapat Serma Suyanto di kios pupuk milik Ibu Rosni Sihotang dengan nama kios pupuk alamat di Nagori Pantoan Maju jenis pupuk Urea, Za, Mpk, dan Ponska masih cukup banyak tersedia.

Ibu Rosni Sihotang, pemilik kios pupuk di Nagori Pantoan Maju mengatakan bahwa untuk kebutuhan pupuk an organik di nagori Pantoan Maju dan sekitarnya cukup tinggi khususnya pupuk MPK Phonska untuk pemupukan tanaman padinya yang kedua.

“Kami menjual pupuk ini dengan harga subsidi yang sudah di tentukan dari pemerintah dan kami juga tidak akan menimbunnya, karena pupuk ini sangat di butuhkan oleh petani untuk merawat tanaman padinya,” pungkasnya.