oleh

Pelaksanaan Vaksinasi Dosis Pertama Dan Kedua Turut Didampingi Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

-Militer-402 views

Asahan  |  Monitoring pelaksnaaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama dan Kedua wilayah binaan, dalam kegiatan tersebut Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Serka T. I. Lubis dan Serda Irsan Siregar turun kewilayah binaan untuk turut seta mendampingi kegiatan Vaksinasi (Vaksin Kab) Dosis-I dan II (Jenis : Sinovac dan Astra zeneca) bersama dengan Kapus dan Nakes Puskesmas Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Kantor Camat Air Joman Kabupaten Asahan, Sabtu (18/12/2021).

Sasaran Jumlah Vaksinator : 10 orang, Jumlah yang di Vaksin Dosis-I : 75 orang yang terdisi dari SINOVAC : untuk Masyarakat : 43 orang, Remaja : 4 orang, Lansia : 5 orang, Pra Lansia : 8 orang, Hamil : – orang, dengan jumlah : 60 orang. Untuk jenis PFIZER : Nihil, untuk jenis ASTRA ZENECA : Masyarakat : 10 orang, Lansia : 1 orang, Pra Lansia : 3 orang, Remaja : 1 Orang dengan jumlah : 15 orang. Jumlah yang di vaksin Dosis-II : 5 orang, yang terdiri dari : SINOVAC : Nihil, PFIZER :   Nihil, ASTRA ZENECA : Masyarakat : 3 orang, Remaja : 2 orang, Lansia : – org, Pra Lansia : – orang, dengan jumlah : 5 orang. Untuk jumlah Vaksin terpakai (Dosis-I & II) :  80 Dosis. Sinovac : 60 Dosis, Pfizer : – Dosis dan Astrazeneca : 20 Dosis.

Pada pelaskanaan kegiatan monitoring pelaksanaan Vaksin dosis l dan II tersebut,bagi warga yang telah menerima dosis pertama, menerima vaksin dosis kedua, masyarakat diwajibkan membawa kartu identitas diri berupa KTP atau KK serta kartu vaksin dosis pertama. Merek vaksin yang akan diberikan pada program vaksinasi dosis kedua ini adalah Sinovac. Pemberian vaksinasi diadakan pada pagi hari ini diperuntukkan bagi masyarakat diwilayah tersebut. Untuk memperoleh vaksin yang ada saat ini, banyak sekali proses yang harus dilakukan, termasuk riset dan uji coba. Kabar baiknya, vaksin COVID-19 yang beredar di Indonesia telah teruji keamanannya. Setidaknya terdapat tiga alasan utama mengapa vaksin-vaksin COVID-19 di Indonesia aman untuk digunakan, yaitu: Vaksin telah melalui proses panjang dan memenuhi syarat utama, yaitu aman, ampuh, stabil, dan efisien dari segi biaya. Vaksin telah melalui uji klinis yang benar dan menjunjung tinggi kaidah ilmu pengetahuan, sains, dan standar-standar kesehatan sebelum didistribusikan kepada masyarakat Indonesia. Vaksin yang kini beredar di Indonesia telah terbukti lolos uji klinis dan memperoleh izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan juga masuk dalam Emergency Use Listing (EUL) dari WHO.

Berita Lainnya