oleh

Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Monitor Desa Binaan Yang Terkena Banjir

-Militer-5 views

Asahan  |  Curah hujan yang cukup tinggi terjadi diwilayah Kabupaten Asahan dan hampir merata di semua daerah kecamatan. Hal ini mengakibatkan debit air di aliran sungai meningkat tidak terkecuali debit air di sungai Asahan.

Peningkatan debit air di aliran sungai mengakibatkan terjadinya luapan air ke tempat pemukiman, khususnya daerah aliran muara sungai, kondisi tersebut terjadi di wilayah Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan yang mengalami banjir akibat luapan air Sungai Asahan.

Babinsa Koramil 11/Simpang Empat, Kodim 0208/AS Sertu M Nur Asmara memonitoring lokasi banjir di Dusun XIV Desa Sei Dua Hulu yang telah menggenangi halaman warga dan berakibat terputusnya jalan penghubung antar desa. (26/11/2020)

Kepada media, Babinsa Koramil 11/SE menyampaikan, “akibat debit air meningkat sehingga meluapnya air Sungai Asahan, ± 47 Rumah terendam air dan untuk  ketinggian air kira kira 50 cm dari permukaan tanah. Rumah yg terkena banjir akibat luapan sungai Asahan ditambah lagi curah hujan hampir sepanjang hari, sehingga menyebabkan terjadinya Banjir yang mengenangi halaman dan sebagian rumah warga masyarakat Dusun XIV yang berada diluar benteng sungai Asahan. Akibat dari banjir tersebut jalan utama yg menghubungkan Desa Sei Dua Hulu dengan Desa Sei Kepayang terputus dan penyeberangan roda dua menggunakan rakit sekitar 100 meter. Masyarakat belum ada yang mengungsi, mereka masih mendiami rumahnya masing masing. Adapun bantuan yang telah diterima masyarakat berupa satu  buah tenda lapangan dari BPBD Kab.Asahan, namun sifatnya hanya di Stanbaykan dan belum digunakan masyarakat karena masyarakat masih berdiam dirumah masing masing”, jelasnya.

Hasil dari konfirmasi Babinsa dan warga masyarakat diketahui  bahwa debit air pada hari ini ada penurunan dari hari kemarin. Kegiatan masyarakat masih seperti biasa belum ada hal-hal menonjol akibat dari banjir sungai Asahan tersebut, dan aktivitas sehari-hari warga setempat belum ada kendala secara signifikan.

Dari hasil monitorong oleh Babinsa Koramil 11/SE, masyarakat berharap kepada pemerintah kabupaten supaya dapat menangani banjir musiman yang selalu melanda Dusun XIV dan beberapa dusun lainnya  dengan melanjutkan pembuatan benteng sungai Asahan.