oleh

Serda Mujiman Aktif Cek Hama Tanaman Padi

-Militer-44 views

Pematang Siantar  | Koramil 03/SS Kodim 0207/Sml. Serda Mujiman melaksanakan pendampingan Hanpang pengecekan hama pengerat batang dilahan pertanian milik Bapak M Sinaga di kel Pematang Marihat kec Siantar marihat kota pematang siantar,  Kamis (02/01/2020).

Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengembangkan metode atau strategi guna mengatasi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) sebagai upaya meningkatkan produksi padi. Salah satu hama yang konsen diamati adalah penggerek batang padi. Hal itu disebabkan hama ini yang paling sering menyerang tanaman padi dengan intensitas serangan sampai 90%.

Danramil Kpt Inf J Sidabutar didampingi PPL, semar saragih Menjelaskan Hama ini menyerang tanaman padi pada berbagai fase pertumbuhan mulai dari fase vegetatif sampai generatif. Ada 2 gejala yang ditimbulkan dari serangan hama penggerek batang, yaitu sundep dan beluk.

Menurutnya, penggerek batang padi dapat  berkembang 2 hingga 3 generasi setiap musim tanam dengan siklus hidup telur 4-8 hari, larva 19-29 hari, pupa 8-12 har,i dan ngengat 4-7 hari. Si ngengat hama ini mampu terbang 4 sampai 10 km dengan bantuan angin dan tertarik dengan cahaya di malam hari saat terbang.

PPL semar saragih menegaskan bahwa pengendalian penggerek batang harus dituntaskan di persemaian, jangan memindahkan bibit yang mengandung ulat. Jika ditemukan kelompok telur lebih dari 0.3 /m2 dan telah menetas, aplikasikan insektisida berbahan aktif karbofuran dengan dosis 4 sampai 6 kg/500 m2 dan pengumpulan kelompok telur dan ngengat pada persemaian dilakukan secara berulang-ulang. “Jika tuntas di persemaian dapat dipastikan aman di pertanaman sehingga beban pengendalian penggerek batang berkurang,” tandasnya.