oleh

Sertu Syafarun Hadiri Undangan Rapat Koordinasi PPKM  mikro desa Tanjung putus

-Militer-5 views

Langkat –        Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 5 Tahun 2021 dan Instruksi Walikota Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro ( PPKM MIKRO ), dimana instruksi ini diberlakukan mulai tanggal 9 Maret 2021 sampai dengan 30 mei 2021.

Babinsa Koramil 10/Padang tualang  Kodim 0203/langkat Sertu Syafarun bersama anggota Polsek dan prangkat desa  melaksanakan kegiatan rapat koordinasi tentang perpanjangan program PPKM MIKRO bertempat di Polsek Padang tualang Dusun Sido dadi Desa Tanjung putus Kecamatan Padang tualang, Kabupaten Langkat Kamis ( 27/95/2021)

Pemerintah memberlakukan PPKM  Mikro untuk mengawasi pengendalian COVID-19 di lingkungan RT/RW. Dalam Inmendagri dijelaskan bahwa berbagai unsur baik aparat maupun mitra kelurahan ikut serta melakukan koordinasi pelaksanaan PPKM di antaranya melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan, PKK, dan karang taruna.

PPKM Mikro mempunyai empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung. Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 5 M . Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment. Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik.

Sertu safarun  mengatakan ” Warga wajib mematuhi 5 M dan disiplin Prokes dimana peran dari Ketua RT harus bisa melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat” . ” Ketua RT adalah tokoh di masyarakat yang menjadi panutan dan dapat menjadi teladan di masyarakat ” ujarnya