oleh

Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Ditengah-tengah Masyarakat Oleh Babinsa Koramil 09/Tanjung Balai

-Militer-58 views

Tanjung Balai   |   Babinsa bersama Lurah dan Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak dalam pencegahan radikalisme dan terorisme sehingga pelibatan tiga unsur pemerintahan paling bawah itu sangat mutlak untuk melakukan deteksi dini radikalisme dan terorisme di lingkungan masyarakat khusus nya di Wilayah Kelurahan Kota ll Tanjung Balai Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Sabtu (21/12/2019).

“Peran  Babinsa, Babinkabtibmas, sangat vital dalam sinergi pencegahan terorisme. Mereka adalah ujung tombak yang di lapangan. Mereka pertama paling tahu kalau ada orang asing atau orang yang tidak di kenal yang ada di lingkungan mereka. Karena itu penguatan pelibatan aparat dan masyarakat harus terus dilakukan Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi  Aparatur Kelurahan dan KelurahanTentang Literasi Informasi dengan saling memberi inpormasi.

Sebagai lembaga negara yang berwenang mengkoordinasikan penanggulangan terorisme di Indonesia terus melakukan berbagai inovasi dalam program pencegahan terorisme. Seperti kegiatan di Kota Tanjung balai ini merupakan salah satu kegiatan rutin  seperti ini dilaksanakan 1 Minggu sekali.

Kegiatan penguatan dan pelibatan masyarakat dilakukan di Masyarakat yang selalu memberi inpormasi kpd unsur 3 Plus ini Pertama bidang sosial budaya, bidang pemuda dan pendidikan, perempuan dan anak, bidang media, hukum, dan humas, dan terakhir pengkajian dan penelitian.

Babinsa menegaskan, bahwa kegiatan ini tujuannya semua untuk mencegah radikalisme dan terorisme. Tapi kalau akan jadi radikalisme, radikalisme meningkat jadi terorisme. Kalau sudah terorisme pasti akan merugikan dan mengerikan, unsur 3 plus di tingkat kelurahan merupakan wujud pelibatan masyarakat secara langsung di wilayah karena penanggulangan terorisme itu tidak mudah dan harus kerja sama yang erat dengan seluruh aparat dan elemen masyarakat.